Langit Senja

Langit Senja

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2019
Biarkan aku yang pergi. Maaf telah membuatmu patah. Kamu berhak bahagia, begitupun diriku. Kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, tidak untuk menyatu. Takdir Tuhan lebih indah dari harapan. Tak perlu kamu menyalahkan siapapun disini, kamu hanya perlu bangkit untuk menghadapi kenyataan. Aku pun sama, mencoba untuk sembuh dari luka yang ku buat sendiri. Kita adalah sepasang manusia yang bertemu tanpa sengaja. Dan keharusan yang memaksa kita berpisah. Beginilah takdir Tuhan. Tak sesuai harapan dan terasa menyakitkan. Tapi aku selalu berdoa kepada-Nya, agar kamu menemukan kebahagiaan tanpa aku di dalamnya. Kamu menemukan kebahagiaan tanpa mengingat masa lalu. Biarkanlah aku seperti ini. Menjalani kisah kelam yang ku buat sendiri, hanya tak ingin melihatmu terluka lebih dalam lagi. Copyright©2019 by Silfia Hidayati
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainie ( END )
  • Nothing Vain Love
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • GADIS LANGIT
  • ELANG [End]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • Me and you [END]
  • AURORA
  • Tinta Luka [END]
  • Senja dan Langitnya

Izinkan aku bahagia, Tuhan. ________ Mengapa, Tuhan seolah tak mengizinkanku untuk merasakan kebahagiaan? Mengapa, Dia menakdirkan skenario hidup yang begitu rumit, bagi dunia kecilku? Tak bisakah, Tuhan membiarkanku bahagia, lebih lama lagi? Aku hanya ingin hidup bahagia, bersama orang-orang yang aku sayangi. Namun, mengapa aku tak bisa? Apakah, karena Tuhan yang memang kejam pada diriku, ataukah, karena aku yang sudah terlalu banyak terluka, hingga lupa caranya bahagia? ____________ "Aku lelah, izinkan aku menutup mataku, ya?" ___________ Cerita yang kubuat, dikala gabut melanda. Untuk yang punya riwayat emosi yang berkepanjangan, diharapkan jangan coba-coba mendekat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines