ALTERATION(sudah Terbit)

ALTERATION(sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 1,429
  • WpVote
    Votes 675
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 3, 2019
Milla adalah seorang gadis broken home yang sering dibully dan sering merasakan kesepian dalam hidupnya. Di rumah milla sangat merasa kesepian dan di sekolah ia selalu menjadi bahan ocehan oleh sepupu dan kedua temannya. suatu ketika, perbuatan mereka sudah melebihi batas kesabaran milla,. Hingga milla melakukan sesuatu yang diluar nalar dan memaksanya untuk melakukan sesuatu yang brutal dan tak terkendali. Namun, saat milla pindah ke tempat barunya. Hidupnya mulai berubah tat kala seorang lelaki datang di kehidupannya. Pada awalnya milla merubah penampilan lelaki tersebut untuk menyelamatkannya dari korban bullying. Hingga pada akhirnya sesuatu mulai terkuak dengan sebuah kejadian yang mencengangkan yang di buat oleh milla. Perbuatan brutal apakah yang dibuat oleh milla??,siapakah sosok lelaki itu??? Dan mengapa kehidupan milla berubah setelah bertemu lelaki tersebut..????
All Rights Reserved
#876
happyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • About Naskala [on going]
  • destroyed °||on going||°
  • I'M TALISA
  • THE HIRAETH
  • MILANDRA
  • BECOME BEAUTY (END)
  • Let Me Love You Longer
  • Cerita Lluvia [✓]

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines