Blood Sweat & Tears

Blood Sweat & Tears

  • WpView
    Reads 94,904
  • WpVote
    Votes 2,494
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2026
Warning: ⚠️⚠️⚠️ ( banyak mengandung unsur kekerasan) BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!! KHUSUS DEWASA!! 🔞 DON'T COPY PASTE MY STORY!!!❌❌ _____________________________________ Terbaring tak berdaya di dalam dasar jurang yang sunyi. Tubuhnya tak dapat digerakkan, terlentang dengan pasrah menyerahkan seluruh hidupnya pada langit dan bumi. Air mata mengalir bersamaan dengan turunnya hujan dari langit gelap, cairan merah pekat berbau amis tak henti-hentinya menggenang, keringat dingin menguar dari pori-pori kulitnya. Alam penuh kebebasan ini menjadi saksi bisu bagaimana perjuangannya mempertahankan nyawa yang berada di ujung tanduk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where am I?
  • EDELINE [END] [TELAH TERBIT]
  • The Best Of Miracle
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • ELLARD OCEAN[END]
  • Possessive
  • Mental Disease

Menceritakan tentang seorang gadis remaja yang mencoba mencari kebebasan, namun alih alih mendapat kebebasan, dia hanya mendapatkan kehampaan dan terjebak dalam labirin kecemasan yang tak ada ujungnya. Sosok gadis yang seharusnya menjadi periang, kini berubah menjadi gadis yang sulit bekspresi. Wajahnya bagaikan topeng mati, ia sulit menunjukkan perasaannya lewat ekspresi wajahnya, namun hanya bisa dari matanya. Semua itu terjadi akibat masa kecilnya yang suram dan membekaskan luka permanen baginya. Hingga sampai disaat ia menginjak umur remaja pun hal itu masih belum berakhir. Namun disela sela penderitaannya itu, terdapat seseorang yang terus menjaganya dengan setia hingga maut pun benar benar menjemput mereka berdua. "Aku hanya ingin cinta yang murni, bukan nafsu maupun obsesi." "Namun kau berada diantara lingkaran setan. Tak ada yang waras disini, sama sepertiku. Kau akan selalu tertidur dalam dekapanku hingga mati. Mataku terlalu buta pada hatiku, dan demikianlah juga kewarasanku terlahap habis disaat memandangmu. Kau adalah dophamine ku yang sesungguhnya." - Angelino Renatu Da Cruz //PERINGATAN!!⚠️\\ Cerita ini mengandung unsur kekerasan, Vulgar, dan penuh kata kasar. harap untuk mempertimbangkan kembali dan mengambil keputusan yang tepat. Semua alur pada cerita ini diambil dari imajinasi sang author dan fiksi belaka. Jika saja ada kesalahan dalam penulisan dan pembawaan topik, tolong maafkan sang author ini. karena masih belum pandai dalam menata kalimat, dan jika ada yang merasa tersinggung pada salah satu kalimat sekali lagi author meminta maaf!!🙏 Dan sekedar informasi tambahan lainnya, author sangat menyarankan para pembaca agar membaca postingan dibagian conversation akun ini dulu, karena ada informasi yang lebih lengkapnya biar kalian sebagai pembacanya yang baru nemuin cerita ini nggak terlalu bingung sama pemilihan tema bahasanya~

More details
WpActionLinkContent Guidelines