Hanya kata-kata dan kamu yang setiap hari begitu menakjubkan sekaligus menyakitkan. Bintang dengan kerlingnya dan kamu beserta kedip tak ingin enyah.
( berisi kalimat-kalimat random yang butuh tempat untuk diabadikan. sila baca dan nikmati. semoga betah )
"Bahwa sejatinya semua orang, segala entitas, adalah 𝘣𝘪𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨."
Cerita ini bukan hanya tentang kerasnya dunia seorang tokoh 'aku'--seorang penulis yang tengah mencintai seorang 'dia' dengan sepenuh hati. Ini juga tentang keindahan semesta: kisah cinta yang tak terpisahkan dan tak pernah padam, antara Matahari dan Bulan.
Mereka bagaikan dua sisi koin, berbeda namun saling melengkapi. Terpisah oleh waktu dan ruang, namun tetap berusaha menggapai cinta yang abadi. Apakah mereka harus menciptakan kesempatan mereka sendiri?
Lihatlah aku menuliskan kisah yang takkan pernah diceritakan siapa pun--kecuali oleh bintang.