TUMBANG

TUMBANG

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 27, 2019
"maaf karenaku hidupmu menjadi terusik" ucap lelaki yang dari tadi duduk di depanku. "bukan salahmu namun salahku yang terlalu mengharapkanmu untuk datang pada kisah hidupku" ucapku canggung. "ingat kamu temanku dan tetap menjadi temanku!!" ucap lelaki dengan nada tegas yang mulai meninggalkanku. Inilah takdirku tanpa harus menulis epilog aku belajar bahwa kenyataan ini adalah sesuatu yang tumbang sesuai dengan harapan. Jangan lupa follow, read & vote Happy Reading:))
All Rights Reserved
#125
sunyi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Your Hopeless
  • Silent Love
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Remaja
  • You're Here, But Not For Me
  • Putih (Karena Kau Begitu Berarti)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Sekali Lagi (End)

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines