Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Rial
  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 9, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
"Mau lo apa? Hah?!" Tanya gadis itu dengan nafas yang memburu. "Mau gw? Lo tanya mau gw apa?" Jawab cowok itu dengan santainya sambil menaikkan satu alisnya. Cewek itu diam tidak melepaskan tatapan tajamnya dari cowok yang ada didepannya. "Mau gw cuman satu,lo jadi milik gw,gapeduli kalo lu gak setuju yang penting lo tetep jadi milik gw,sa-at i-ni ju-ga." Ucap cowok itu sambil tersenyum sinis dan langsung berlalu pergi begitu saja. "What the hell?!!" Ucap gadis itu berteriak kepada cowok yang jaraknya sudah lumayan jauh dari tempat dia berdiri. Apakah cinta memang harus memiliki? Memaksa? Jika itu memang benar,you got it. ~®~ Hai! This is my first time buat wattpad,so i'm sorry kalo ceritanya pendek,ga nyambung sama alur,or whatever.But i try my best:) ok? Happy Readingg!XD
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • BEDA DUNIA
  • We Are One
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Effort ( COMPLETED )
  • RAISEN
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Crazy Couple [End] ✔
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Arsyilazka

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido