We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jiwa Pedang

Jiwa Pedang

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 13, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jiwa seorang gadis muda mampu membangunkan kuasa dalam sebuah pedang lagenda. Itulah katanya, namun bagaimana hendak membangunkannya sedangkan dirinya tidak percaya akan perkara karut tersebut? Rakyat hidup aman damai tanpa tahu menahu tentang ancaman yang akan di hadapi. Sang putera semakin hilang dalam dirinya sendiri. Dia ada tangungjawap ! untuk melindungi rakyatnya! namun bagaimana. Lawan mereka bukannya manusia! Tetapi makhluk lagenda yang dahulunya dia tidak percaya namun datangnya sebuah surat ancaman membawa mimpi ngeri kepada Sang Putera.
All Rights Reserved
#352
malay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ONE [C]
  • BIDADARI SYURGA MR TENGKU🌹(COMPLETED)
  • PRINCE
  • Royal Love ✔
  • TAKLUKAN NAFSU & JIWA
  • Legenda Melayu
  • Hikayat SULANTARA "kebangkitan Waris KeSembilan."
  • Bidadari Milik Dia (Tamat)

Warning ❗️ •Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf. •Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti 😘 •Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat 🤭 Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama. Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya. Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya. " Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini. "Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā'a sabīlā " - Nazeem Zulfaqar Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat. Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga. Begitu juga dengan hati kekandanya itu. " Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani " Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya. " Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal. Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines