They Are A Gift

They Are A Gift

  • WpView
    LECTURES 125
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 15, 2020
Di sore yang tertutup awan ada mata yang sedang melihat album foto dikamarnya,dia sedang kesepian. Tidak ada raut bahagia disana,dia merindukan keluarganya,rindu Papa dan Mamanya. Yaa dia Rei,yang selalu kesepian ketika berada dirumahnya,hanya ada Bi Siti ( Pembantu ) dan Mang Jajang ( Satpam ). "Mangggg bukain gerbangnya donggg,kita mau masuk nihhh" kata Dara "Iya nih bang cepet dongg,kasihann Reii kesepian muluu,temenin napa bang" lanjut Alvaro "Ehh iya neng iyaa,sabar atuh" timpal Mang Jajang "Halloooo Reiii,loo kangen gue kann hahaa" ucap Nia ketika merika sudah berada didalam rumah Rei "jangan kangen,berat Reii kamu gak akan kuat hahaaa" mereka semua tertawa karna kerecehan dari Nia itu: Yaa hampir setiap hari lah mereka selalu seperti ini,berkunjung kerumah teman dan lupa waktu untuk pulang:v
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Between Love and Night
  • Gengsi [Pinksoz/Royeon]
  • Antara Cinta & PR Matematika
  • ELGA
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • TEARS
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • kost seven_baemon
  • Your Game is over, Mom! [END]

Kedua single parent akhirnya saling jatuh cinta karena anak mereka bersahabat, namun sisi gelap Jennie membuat semuanya seolah mustahil

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu