My Sister

My Sister

  • WpView
    LECTURAS 171
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 22, 2022
Aku sudah terbiasa dengan rasa ini. Rasa dimana aku mulai merelakan tuduhan yang bukan terjadi karena kesalahanku Rasa dimana aku mulai menerima keadaanku Rasa dimana aku mulai menjalankan kehidupanku Rasa dimana aku mulai merasakan luka Rasa dimana aku mulai menerima hukumanku Tapi percayalah aku hanya lah seorang anak yang tidak tau kerasnya dunia. Terima kasih untuk hidupnya. Aku tak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, Tapi aku akan tersenyum karena sesuatu pernah terjadi. ______________________________________________________ ______________________________________________________ semoga sukak 🤗 Jangan lupa Follow & Voment
Todos los derechos reservados
#111
sunyi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Valcano
  • Hopeless
  • Hai Cherry! [Hiatus]
  • Hamdallah Of Process[revisi]
  • Satria
  • I NEED FAMILY√(TAMAT)
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido