Teluk Alaska

Teluk Alaska

  • WpView
    Reads 10,729
  • WpVote
    Votes 227
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Belajar mengahargai karya orang lain! Dilarang copas. Budayakan Follow jangan asal baca aja. **** Bersama tapi tak pernah bersatu. Walaupun bersatu tapi tetap tak seperti orang lain, jika orang lain sayang sayangan, manja manjaan, kemana mana berdua, mesra mesraan, adem ayem, harmonis, romantis. Maka sangat berbeda dengan mereka yang setiap bertemu pasti bertengkar, ribut, kalau ngomongpun kaya ngajakin tauran, wkwkwkwk. Penasaran? Mari baca!!!
All Rights Reserved
#21
akuntansi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepasang Sepatu #End
  • SENA
  • Three A's (3A)
  • 4 Sekawan
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Kelas A [End]
  • Raina [Completed]
  • G in Luv (END)

Cinta yang timbul di tengah sebuah persahabatan memang rumit dan tidak diharapkan kedatangannya. Tapi apakah kita bisa mengontrol hadirnya rasa itu? Mungkin malah kita tidak menyadari rasa itu muncul di hati kita. Itulah yang terjadi pada Geo dan Ana. Dua sahabat yang sudah bersama sejak kecil. Mereka layaknya dua perangko yang saling menempel, susah dilepaskan. Kira kira begitulah yang orang bilang. Tapi siapa sangka, seseorang dari masa lalu Geo mampu memisahkan keduanya. Ditambah lagi kedatangan orang baru yang memperumit keadaan. Bersamaan dengan itu, keduanya menyadari ada rasa lain di hati mereka. Rasa yang lebih dari sahabat. Namun keadaan memaksa mereka menolak rasa itu. Membesarkan ego dan membuat semuanya semakin kacau. Akankah kekacauan yang mereka buat dapat terselesaikan? apakah mereka akan berakhir sebagai sepasang kekasih? ataukah tetap sebagai sahabat? Atau malah sebagai dua orang asing yang seakan tidak pernah saling kenal? ⛸️⛸️⛸️ "Kita itu layaknya sepasang sepatu, selalu bersama namun tak akan pernah bisa bersatu." -Rehana Davira Sevio-

More details
WpActionLinkContent Guidelines