Future Ex Lover

Future Ex Lover

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 5, 2019
"Aku mencintaimu," Katanya dengan nada lugas, tak ada raut kebohongan di matanya. Pandangannya lurus, menatap gadis di depannya yang hanya menundukkan kepalanya. Sedangkan gadis itu hanya tersenyum sinis, beberapa saat setelahnya menengadah untuk menatap lelaki di hadapannya yang jauh lebih tinggi darinya. "Udah?" Singkat gadis itu tanpa ekspresi. "Aku mau kita balikan." Ucap pria itu lagi tak gentar mendapatkan gadis di depannya. Zen memajukan langkahnya, menepis jarak di antara mereka, namun lagi dan lagi Windi memilih mundur, memberi jarak agar tak ada lagi hubungan diantara mereka, tangannya terjurus kedepan, memberi peringatan kepada Zen untuk menghentikan langkahnya. "Kita usai. Di penghujung Maret lalu. Tak ada lagi kita, hanya ada aku dan kamu. Semuanya sudah asing Zen. Bukankah dulu ini yang kamu mau? Pergi dan membuatku melupakanmu." Tanpa jeda Windi mengungkapkan isi hatinya, setelahnya gadis itu tertawa. Keras, sangat keras bahkan. Namun Zen tau, gadis di depannya hanya sedang menyembunyikan air mata yang sebentar lagi turun tanpa di pinta. Tidak, Zen tidak menyerah. Ia pernah melakukan kesalahan sebelumnya, dan tak akan ia ulangi lagi. Ia akan mendapatkan gadisnya. Pasti.
All Rights Reserved
#282
berjuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Two Hearts Collide
  • Maaf' (Revisi)
  • Inside You
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Capricorn
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Zenna Story

Kadang diam adalah jalan yang terbaik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines