previously zeeta

previously zeeta

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang ku , tentang kamu dan dan saat tentang kita Dalam ruang lalu . Dalam latar tempat dan waktu kita bertemu . Kita tidak banyak berucap . Tidak banyak juga pembahasan . Hanya tatap yang mewakili .SE simple itu namun kenapa berkesan terlalu rumit ? Tidak . Aku tidak mengatakan kamu rumit tentu saja kamu sederhana yang mewah . dalam deras hujan aku mengutuk diri sendiri . bukan . bukan karena dinginnya air mengguyur ku . namun karna sikapku yang enggan memulai dulu dan lidahku yang mendadak kelu mengatakan rasaku . ini adalah kilas balik tentangku dan dia . tentang dia yang menjadi pelangiku .
All Rights Reserved
#23
newbie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • ARKALYA (END)
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Maina & Maxim
  • Stres In Life
  • Menyerah atau Bertahan?
  • X-Rival
  • Full Of Scratches
  • Sejenak Luka
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines