BROKEN

BROKEN

  • WpView
    Reads 481
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 23, 2022
Bukan tentang siapa yang berjuang dari awal, tetapi tentang siapa yang bertahan hingga akhir. Lebih baik melepaskan daripada memaksakan. Ikhlaskan daripada menyakiti. Relakan daripada berjuang sendirian. Dirimu terlalu berharga untuk dia yang pantas disebut sampah. Kamu tidak akan melupakan tentang bagaimana Renata dihancurkan oleh orang-orang terdekat hingga jatuh sejatuh jatuhnya. Hingga sebuah luka mampu membuat dirinya bangkit. Selamat berbahagia, tertawa, dan menangis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Waktu?
  • Destiny.
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • love me well
  • TERA
  • ALERIK ( COMPLETED )
  • DENNIES
  • Diana
  • The Mistake of My Life
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines