Terjebak Kenangan Masa Lalu

Terjebak Kenangan Masa Lalu

  • WpView
    LECTURES 82,197
  • WpVote
    Votes 2,614
  • WpPart
    Chapitres 33
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Fariz merupakan anak angkat dari Pak Mahmud, sejak kecil ia berteman dengan Alya. Mereka tumbuh besar bersama seiring berjalan waktu rasa cinta mereka juga tumbuh. Namun Fariz menyadari ia hanya anak angkat yang menumpang tinggal di keluarga Mahmud, apakah cinta mereka akan bersatu ?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Unpredictable Love
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Hidup kedua
  • Perempuan Kedua
  • Diucapkan Saat Sedang Jatuh Cinta
  • Yang Kau Sebut Cinta Itu Bukan Cinta (COMPLETED)
  • Embrace again, Arnan
  • Matcha Green Tea

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu