Story cover for Figga by FaSiElza
Figga
  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado abr 15, 2019
27/03/2019

Traumanya yang menghalang sebagian hidupnya.

Setiap manusia pasti memiliki trauma tersendiri, entah itu hanya trauma kecil ataupun trauma besar yang mungkin dapat menyebabkan gangguan kejiwaan.
Tapi jangan anggap hal yang menjadi trauma kalian akan kembali melanda hidup.

Berpikirlah terlebih dahulu sebelum menghindari trauma, harusnya kalian harus melawan trauma itu. Janganlah trauma kalian menjadi penghalang kelangsungan hidup kalian, sama seperti Figga.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Figga a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#59terserah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Behind The Smile cover
RUANG KELABU  [TAMAT] cover
Menyerah atau Bertahan? cover
ON REMEMBERING cover
UNREQUITED LOVE cover
Keazen (a sly world) TERBIT!  cover
Harmoni [Revisi] cover
Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening cover
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
Cahaya [COMPLETED] cover

Behind The Smile

41 partes Continúa

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?