Book Worm

Book Worm

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 15, 2019
Mimi lucu,polos,dan naif lantaran selalu diperlakukan sebagai anak kecil oleh ibunya. Sejak ayahnya meninggal, ibunya mendidik Mimi dengan disiplin ala militer. Dia lupa anaknya telah tumbuh jadi gadis remaja yang butuh pergaulan dan hiburan lain di samping sekolah dan buku pelajaran. Mimi hanya bersahabat dengan Rio, yang menyukai keluguan Mimi yang berbeda dari gadis-gadis lain. Suatu ketika secara tak sengaja Mimi terkena pengaruh kimia formula Profesor Aloysius hingga mempuyai kemampuan "ajaib", apa-apa yang dipikirkannya menjadi kenyataan. Untuk melakukan sesuatu Mimi tak perlu bergerak, cukup lewat alam pikiran saja. Ini menumbuhkan rasa percaya dirinya, tapi sayang perangainya jadi berubah. Rio berusaha mengingatkannya, tapi Mimi tak peduli. Hingga persahabatan mereka retak. Ternyata pengaruh formula itu tak sempurna, hanya berlangsung selama tiga minggu. Mimi kembali menjadi lamban dan pemalu setelah menyadari daya kerja formula itu hilang. Di saat yang sama, Rio sadar ia terlanjur menyayangi Mimi.
All Rights Reserved
#1
bookworm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL] Rasa yang Tak Terduga
  • VALMORA
  • HEARTACHE [Completed]
  • Yes, That's Love
  • Aku Yang Gelap Dan Kau Yang Bersinar (Selamatkan, Aku) [Seri Peri]
  • Langit Jingga di Ujung Senja
  • Dia dan Keindahannya
  • Perjanjian ( Selesai)
  • My Wish Is Can With You
  • DEAR A.

Ryo tidak pernah menyangka kalau hidupnya yang tenang akan diganggu oleh sosok yang terlalu berisik seperti Azka. Kakak kelas populer, atlet sekolah, dan selalu dikelilingi banyak orang-sama sekali bukan tipe yang ingin dia dekati. Tapi entah kenapa, Azka terus muncul dalam hidupnya, mencuri perhatiannya sedikit demi sedikit. Awalnya, Ryo hanya ingin menghindar. Namun, semakin lama, semakin sulit untuk berpura-pura bahwa tidak ada rasa yang mulai tumbuh di dalam hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines