Story cover for ALDIRA by RahayuAgustin4
ALDIRA
  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Apr 15, 2019
Terkadang mencintai dalam diam itu menyenangkan dan menyesakan..
Selalu di selimuti rasa senang bahkan tersakiti..
Menatap sang pujaan hati tertawa lepas..
Mendengar suara gurau yang membuat ku terkikik..
Melihat ia berjalan saja sudah membuat jantung meletup letup..

Entah, 
Entah sejak kapan rasa ini menggila..
Bertabrakan dengan pikiran yang selalu di singgahi dengan ia...

Aku tahu, aku hanya seorang wanita yang jauh dari kata sempurna..
Aku cukup sadar diri untuk mendekatimu...
Maka hanya serpihan serpihan surat yang mampu ku tuliskan untukmu...

Iya untukmu, sang pelangi indah yang perlahan menghilang..

-05/02/2017

From your secret admirer :)

****

Kisah ini menceritakan seorang gadis yang mencintai Seorang lelaki...

Namum ia hanya sebatas mencintai dalam diam..

Akankah gadis itu akan mendapatkan cintanya?
Atau bahkan akan terus terpendam dalam hati?
All Rights Reserved
Sign up to add ALDIRA to your library and receive updates
or
#245menunggu
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Traces in the Light  cover
Kamu [SELESAI]✔ cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
Badai, Kapan Berlalu? cover
Sekali Lagi (End)  cover
Tertulis Dalam Doa cover
Shadow That Fades cover
Kesepian  cover
Anugerah Terindah  cover
31 Months for You cover

Traces in the Light

20 parts Ongoing

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?