GEOVAN

GEOVAN

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 13, 2019
Matanya tak berkedip ketika wanita itu melewatinya, "gila, itu cewe bawaannya pengen gue kurung di dalam kamar" ucapnya tanpa sadar. GEOVAN ADITYA "Astagfirullah, yang tadi setan apa ya? kok horor banget ucapanya?" gerutunya dalam hati, dan mempercepatan jalannya. ADINDA PUTRI RAHARDIAN
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tumbal gadis perwan
  • Di Sepertiga Malamku
  • Never Felt Like This Before
  • Lentera Senja (TERBIT)
  • ZERGAN
  • OPACRAPHILE [End]
  • Anugrah Azizah
  • Bismillah Akan Ku Hadapi (Revisi)
  • MENJAGAMU LEWAT DOA

mengungkap misteri yg berada di perkebunan cengkeh setelah di rasa sudah agak jauh dari lokasi tadi , serentak kami berdua menghentikan langkah kami , dan mencoba menarik napas yg tersenggal senggal " terus cantik ga tuh sosok yg gendal gendul Dit ?" " ihhh amit amit jabang babu . najis gue kalau di tampakin lagi , walau pun itu nya gendal gendul ,," seketika terdengar letusan tembakan ,, dan aku melihat ADit tersungkur ke tanah , aku berteriak memanggil nama nya , "Ditn ya allah.." " Ay kamu lari cepet , dengan suara parau ADit menyuruh ku tuk pergi " " cepat pergi, aku ga apa apa, kurasa ini tembakan bius saja " " engga Dit, kita harus pergi bersama bangun cepet, " " pergi ay sekarang " " tapi Dit " " dengerin aku kamu cari bantuan, kamu harus selamat Aisyah " " Ditn..... ADit bangunn ", sektika ADit pun tak sadarkan diri ,, "tunggu aku Dit, aku kan cari bantuan dulu ", dengan terpaksa aku meninggal kan dia yg terbaring ta sadarkan diri , aku berlari menuju ke arah perkebunan,,

More details
WpActionLinkContent Guidelines