Intuisi Rasa

Intuisi Rasa

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2019
Kita pasti pernah berada diantara ingin lepas tapi pikiran kita masih tersangkut, ketika itulah intuisi datang, bukan untuk membuat kebingungan tapi kejelasan. Terkadang kita melupakan apa yang hati kita katakan, karna ego lebih besar dari rasa. Dan terkadang, perasaan itu tidak bisa diubah. Tapi, ada hal yang membuat itu berubah. Waktu dan keadaan. Ini tentang dua anak manusia yang terjebak dalam rasa ketidakjelasan akan suatu hal. Bahkan, alam semesta tidak bisa diajak berkompromi.
All Rights Reserved
#33
titiktemu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • Noda dalam Cinta
  • My Precious Husband
  • musuh jadi cinta [AND]
  • Kamu (cinta) Ku
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • LOVE in SILENCE
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Cerita Kita[ENDING]
  • The Grey Of SAKARUNA

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines