Peci Kluwus

Peci Kluwus

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 18, 2019
Muslihin baru saja keluar dari bus yang ditumpanginya,karena cuaca agak panas pakaian yang ia kenakan dibuka.sebenarnya malam ini waktu untuk berziarah dimakam K.S.Kalijaga. Dua kopi hangat telah tersaji dengan kepulan asap yang menggoda,maklum saja kami santri dimanapun kapanpun kami tetap ngopi,bukan hanya kopi.Lintingan atau yang disebut rokoknya orang desa kami bergiliran meraciknya.Seperti Lintingan yang didepan ini,tak ayal ternyata walau satu rajang tembakau lintungan yang kami racik rasanya tak sama persis,itulah sekelumit selera manusia,tak ada satupun yang sama,satu guru,satu rumah,satu keluarga,tak ada yang sama,dan sikembarpun saya yakin tidak. "setiap manusia diciptakan dengan keunikanya masing-masing,agar kita tahu bahwa perbeda'an bukan untuk dijauhkan,namun saling mengisi kekosongan-kekosongan antara satu dan yang lainya" Kyai Parak 16 April 2019 ayo nyoblos!
All Rights Reserved
#29
wali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HANYA INGIN KAMU
  • Couple Youtuber
  • aza
  • DOCTOR
  • Gengster  "Jadi, Jadian?"
  • we'll be okay
  • Detras De Ti 2
  • luka yang mendalam [END]

gatau mau ngetik apaan guys, pokoknya bacaa terus ya sampai tamat

More details
WpActionLinkContent Guidelines