We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kanthil Diary

Kanthil Diary

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Hai nama gue ayana kanthil.panggil aja gue kantil.Humm oke cukup aneh untuk ukuran sebuah nama bukan??. Entah apa motivasi orang tua gue buat namain anaknya kaya gitu?. Sebenernya ini bukan masalah serius sih tapi kadang gue juga malu kalo dipanggil dengan nama kantil padahal kan nama ayana, ana, yana (asal bukan ayan2) kan cukup bagus buat nama seorang remaja yang baru menginjak umur yang ke 17 tahun. Gue tinggal di salah satu perumahan elit dijakarta, gue masih duduk dikelas 2 SMA, dan gue punya KELEBIHAN.
All Rights Reserved
#666
horror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehari Untuk Selamanya
  • A R S E A N A
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Kenaida
  • Dark Teen World
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • JUNIOR HIGH SCHOOL
  • BAD SEVENTEEN
  • Behind the Chill of the Night Wind

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

More details
WpActionLinkContent Guidelines