Satu Shaf Di Belakangmu

Satu Shaf Di Belakangmu

  • WpView
    LECTURAS 1,479
  • WpVote
    Votos 105
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 15, 2020
Kita bisa tenang menaiki pesawat tanpa tahu siapa pilotnya. Lantas kenapa masih risau memikirkan kehidupan yang jelas kita tahu siapa yang mengaturnya? Kita percaya Allah maha membolak-balikkan hati manusia. Kenapa masih mengemis cinta pada sesama? Awalnya Humaira berfikir dengan menjalin hubungan yang langgeng selama dua tahun bersama Naufal akan membuat takdir nya berakhir indah dengan pria itu. Namun siapa sangka kalau kehadiran Idzar dalam hidupnya mampu menjungkir balikkan skenario hidup yang sudah dirancang Humaira dan Naufal dengan begitu apik? Manusia boleh saja berharap Tapi ketika takdir Allah sudah berlaku tidak ada yang bisa berkutik menghindar.
Todos los derechos reservados
#91
akhwat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Dalam Iman
  • SECRET ADMIRE [revisi]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Malam Lailatul Qadar (Series Ramadan) [Terbit]
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido