T I T I K
  • WpView
    Leituras 105
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 10, 2019
"Dengarkan aku, Pradana." "Genggam hatimu erat-erat. Berikan kepada orang yang tepat." "Bukan aku. Sebab, kekecewaan telah menutup pintu hatiku." "Apa?" "Kamu akan menungguku?" "Jangan konyol. Waktumu terlalu berharga untuk menunggu batu menjadi pasir." **** Bercerita tentang jomblo terhormat bernama Pradana Setia Effendy. Dia diangkat sebagai pegawai humas kampus tepat setelah mengikuti upacara wisuda. Baginya, status jomblo adalah anugerah. Bagaimana tidak? Dengan sedikit tebar pesona ia akan mendapatkan rejeki tak terduga. Hingga pada suatu hari ia bertemu dengan gadis yang membuat rejeki tak terduganya berhenti, Jessica Tiara Devi. Baginya, Tia adalah sosok gadis yang pintar, lucu, dan juga ... pelupa. Sedikit aneh dengan sifat pelupanya itu. Tapi itulah yang menarik perhatian Pradana. Beda dengan Tia. Dia menganggap Pradana sebagai laki-laki tidak waras yang suka mencari perhatian. Kisah percintaan yang romantis dan lucu tersaji untuk para pembaca.
Todos os Direitos Reservados
#3
kantin
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • CINTA DARI RUANG OSIS | SION
  • ARTAN
  • BBM (Bohong Berujung Menikah)
  • Pesan Singkat
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Cinta yang Dirindukan
  • Dear Jodoh [Terbit!]
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Dosen Nano-Nano

Dedek Gemes Kak Ketos sudah menjadi label Bulan Dhianara Prameswari semenjak masuk OSIS SMA Bina Bangsa lalu menduduki jabatan Sekretaris II. Masuk ke dalam anggota OSIS inti cukup keren bagi dirinya yang saat ini masih kelas 10. Namun, bagi Bulan jabatan itu hanyalah lingkaran setan untuk dirinya karena selalu bertemu Kaelan, Ketua OSIS SMA Bina Bangsa yang―entah, Bulan juga gak tahu kenapa dia disebut Dedek Gemes Ketosnya itu. Akibat hal itu pula, menyebabkan Bulan lama-lama sawan jika terus berada di dalam Ruang OSIS, selepas dari Ruang OSIS, tempat kedua yang menjadi tongkrongan Bulan di sekolah adalah perpustakaan. Ruangan senyap dan dingin itu menjadi favoritnya di SMA Bina Bangsa, apalagi ketika datangnya Kaelan untuk menjadikannya samsak kekesalan, ia akan kabur melipir ke perpustakaan untuk sekedar membaca novel romantis miliknya. Novel dengan 365 halaman yang mungkin butuh setahun untuk Bulan baca karena kesibukannya sebagai Sekretaris OSIS SMA itu. Syukur-syukur masih bisa baca. Salah satu novel favoritnya adalah buku dengan judul 'Buku Cendana' yang―entah mengapa pula, memiliki aroma seperti cendana. Sedangkan Kaelan―Senoadjie Kaelan Batara, mengacuhkan segala macam tudingan dan rumor dengan Bulan dan hanya mengawasi gadis itu dari balik rak-rak buku yang tersusun rapi. Sesekali ia yang menjemput Bulan dari perpustakaan untuk segera menghadiri rapat, tentunya perlakuan itu hanya menghasilkan hentakan kaki kesal dengan decakan dari Bulan. Keseringan sama Kaelan aroma sekeliling Bulan berubah jadi aroma tubuh Kaelan dan dia sudah hafal, aroma dari tubuh Ketosnya itu. Mirip dengan novel yang sedang ia tamatkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo