Love in Story

Love in Story

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 22, 2019
Nasib malang tengah berpihak pada seorang gadis cantik pecinta travelling. Perjodohan dengan orang yang sangat ia benci, atas kehendak orang tuanya. Membuat gadis malang ini merasa tertekan, karena keberpihakan orang tuanya yang lebih mempedulikan kakaknya dibandingkan dirinya sendiri. Di usia yang terbilang muda, ia harus di paksa menikah dengan orang yang sangat tidak ia cintai. Namun ia di anugerahi otak yang genius, sehingga ide-ide cemerlang nya itu mampu membawa dirinya untuk tidak menikah. Walaupun terkadang itu ide licik, tetap ia lakukan demi menjaga harga dirinya.
All Rights Reserved
#46
traveller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lilin di tengah hujan [END]
  • Transmigrasi hurt girl[END]
  • Jika Tak Pernah Merasa Baik Baik Saja
  • Diantara Aksara Dan Cinta
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)
  • Rumah Cahaya
  • SERENADA BIRU (End)
  • love or dreams
  • Hujan Pasti Bermuara
  • My Devil Husband

Amara, seorang gadis berusia 14 tahun, adalah anak tengah dalam keluarga sederhana yang tampak bahagia dari luar. Kakaknya, Aditya, adalah siswa berprestasi, sementara adiknya, Keisha, selalu menjadi pusat perhatian dengan sikap manisnya. Amara merasa seperti bayangan di antara mereka-tidak terlihat, tidak didengar. Namun, yang tidak diketahui banyak orang adalah bahwa Amara mengidap gangguan mental yang dikenal sebagai Major Depressive Disorder. Dalam pikirannya yang rapuh, ia berjuang melawan rasa tidak berharga, kecemasan, dan keputusasaan yang terus menghantuinya. Ketika keluarganya menghadapi krisis keuangan setelah ayahnya kehilangan pekerjaan, beban emosi di rumah semakin berat. Ibunya menjadi lebih sibuk mencari cara untuk menutupi kebutuhan keluarga, sementara kakaknya mulai menjauh karena tekanan akademik. Adiknya, meski ceria, terlalu muda untuk memahami perasaan Amara. Di tengah situasi itu, Amara menemukan sedikit pelipur lara dalam seni melukis, menggambarkan dunia yang ia inginkan tetapi tidak bisa ia capai. Namun, ketika rahasia tentang penyakitnya mulai terungkap melalui coretan diari yang tak sengaja ditemukan oleh adiknya, seluruh dinamika keluarga berubah. Kisah ini mengikuti perjuangan Amara untuk menemukan tempatnya di dunia, melawan rasa sakit yang tak terlihat, dan belajar bahwa hidup, meski penuh badai, bisa menjadi indah jika ia menemukan kekuatan untuk bertahan. Dengan bantuan seorang teman tak terduga dan perlahan-lahan dukungan keluarganya, Amara mulai menyadari bahwa meskipun dirinya adalah "anak tengah yang terabaikan," ia memiliki nyala kecil yang mampu menerangi hidupnya sendiri-seperti lilin di tengah hujan. Novel ini menggambarkan perjalanan batin seorang remaja yang berjuang melawan keterasingan, tekanan keluarga, dan dirinya sendiri, dengan pesan bahwa keberanian untuk hidup adalah bentuk kemenangan terbesar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines