TINGKIEL

TINGKIEL

  • WpView
    Okunma 154
  • WpVote
    Oy 18
  • WpPart
    Bölüm 3
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Haz 3, 2019
WpInfo
Kurgu
Romantik
Hezkiel Vanorik pria tampan berusia 21 tahun bertemu dengan seorang gadis remaja berusia 17 tahun,gadis cantik yang memiliki sifat sangat jutek tetapi terlalu lemot jika sudah membicarakan hal yang serius dan memerlukan nalar yang cukup tinggi , jauh berbanding terbalik dengan sifat kiel yang ramah ,pintar, tetapi sangat jail ya memang tidak ada yang sempurna di dunia ini heheheh Memiliki sifat jutek bukan berarti seorang Tingky Zeylora tidak tertarik dengan pria tampan, buktinya saja dia bisa jatuh hati kepada Hezkiel Vanorik ,walaupun tidak terang-terangan menunjukkan perasaannya kepada kiel tetapi jika melihat tingkah laku zy di depan kiel sudah bisa ditebak kalau ia sedang jatuh cinta dan berusaha menyembunyika rasa itu agar tidak di ketahui oleh kiel Apakah zy dapat menarik perhatian kiel? #mohon maaf jika ceritanya tidak nyambung, jelek, ataupun banyak terjadi kesalahan dalam penulisan #harap di maklumi karena ini adalah cerita pertama aku
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Possesive Playboy
  • Complicated
  • Supporting Character [Tidak Dilanjutkan]
  • My Partner in Everything
  • ZALLEO [On Going]
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Gardenia | END
  • Arunicalla [TAMAT DI KARYAKARSA]
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Transmigrasi: Love Punch

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi