COVER TAK SESUAI REALITA

COVER TAK SESUAI REALITA

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 21, 2019
WpInfo
Fanfic
Percy Jackson and the Olympians
"Perilakuku memang HITAM tetapi percayalah Bahwa hatiku PUTIH" « Annabeth Clarita Sapphire » "Ku tutupi hatiku yang HITAM dengan perilakuku Yang PUTIH" « Annabell Ammerlard Leona » Dibiasakan vote y setelah baca per bab pencet bentuk bintang✩ yang ada di bawah ok!♡♡♡♡♡♡♡♡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Onty, I love you!
  • Between Us [END]
  • SARINTEN
  • KONSEKUENSI HATI
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Thank You
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines