di Tulang Belikatmu

di Tulang Belikatmu

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 21, 2022
Ketenaran adalah suatu hal yang didambakan oleh Dewangga, tentunya dengan faktor prestasinya sendiri. Hal kecil yang telah ia raih--dengan perjuangan, ternyata tidak menimbulkan hal positif padanya. Kemudian, dengan emosi yang kalut serta pikiran yang kacau, Dewangga menemukan jawabannya. Bunuh diri. Lalu saat keputusannya sudah bulat, emosi menguasai dirinya, pikirannya mati karena ego dan amarah, ia malah ditemukan oleh seseorang yang berbanding terbalik dengannya. Memberikan efek yang begitu besar terhadap kehidupan Dewangga, khususnya dalam setiap langkah serta hari-harinya. Hingga ia berada pada posisi tertinggi dalam pencapaiannya, masih dengan orang yang sama. Yang saling terikat. Padahal, Dewangga sama sekali tidak tahu, bahwa di posisi yang sama, ia lah orang yang tidak pernah berbalik untuk memandang seseorang yang terikat juga dengannya. "Tapi, gak apa. Ikat saja terus, toh yang penting, aku masih di belakang kamu! Gak usah susah-susah berbalik buat liat mataku, aku selalu di sini, Dewangga. Lihat ke depan! Berlari! Raih tujuan kamu."
All Rights Reserved
#55
atlet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • The Dark Side(END)
  • Night Has Change~
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • ARCHARANDA
  • Mari Saling Bicara
  • Keazen (a sly world) TERBIT!
  • Dua Sisi
  • ALVIN (On Going)

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines