Afsheen
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2019
UNTUK PARA PLAGIAT, TOLONG JANGAN KESINI!! JAUH-JAUH SANA!! . . Sebuah kisah perjalanan seorang perempuan untuk menemukan titik terang dalam pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghampiri di benaknya. "Mengapa aku bisa melihat dan merasakan keberadaan mereka? sedangkan teman-teman ku tidak!" ~Adeeva Afsheen Myesha Tidak hanya dalam menemukan titik terang, tetapi juga berjuang untuk lepas dari ketakutan yang selama ini membelenggunya hingga akhirnya ada pria yang ikhlas membantunya. "Hilangkan semua rasa takutmu, karena rasa takut hanya bisa di lawan dengan dirimu sendiri. Ubah pola negatifmu ke positif karena dalam sekejap pola pikir bisa menjadi tombak dan musuh untukmu!" ~Adnan Shakeel Athallah Akankah ia bisa melalui ini semua? Bagaimanakah cara seorang gadis kecil untuk menemukan jawaban yang ia pikirkan selama ini? Dan apakah pria tersebut bisa mengeluarkannya dari zona yang selalu melekat di kehidupannya?
All Rights Reserved
#106
misi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tak Sejalan
  • GHAZI ELZIO [TAMAT]
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Takdir Hijrah dan Sepertiga Malam (On Going)
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Benang Takdir Azalea
  • The Girl Who Made Me Sujud
  • Terkelupasnya Takdirku (ON GOING)
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita

Ini akhir cerita mereka: Tentang sebuah rasa yang tertanam sejak lama namun harus pupus sebelum berbunga. Karena cinta memang hanya untuk dirasakan bukan untuk dimiliki. Tentang sebuah rasa yang gamang tertanam dihati. Percaya masa lalu adalah dusta. Namun pergi meninggalkan terasa sulit. Karena cinta itu memang menguji untuk menjadi akhir yang bahagia. Tentang sebuah rasa yang disadari dengan terlambat. Ketika mengucapkan cinta, tak ada yang berbekas. Ia hanya seperti berbicara pada bayangannya sendiri. Iya, Adit memang cinta. Namun waktu terus melangkah dan tak pernah tinggal untuk sekedar diam sebentar. Tidak, Dina bukannya merebut. Ia hanya memberi kenyamanan sebatas teman yang tak pernah lebih. Jika Adit merasa sebaliknya, itu bukan salahnya. Karena hati tak pernah salah memilih rasa. Yang salah itu, pandangan lainnya. Sama seperti apa yang Fasha kira. Yang awalnya berpikir untuknya tapi ternyata tak sejalan dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika Adit memilih untuk pergi sementara ia tetap tinggal di dalam masa lalu mereka. Dan Dina yang terjebak di antara mereka seolah harus bertanggung jawab atas semua luka yang tercipta. #SeriPertama Sekuel dari: Keluarga Adhiyaksa -Ardina Wirasatya- Anak dari: Aisha Fayola Adhiyaksa & Adnan Wirasatya -Fasha Adhiyaksa- Anak dari: Fadli Adhiyaksa & Calista Anggraina Carissa Aznii

More details
WpActionLinkContent Guidelines