Pelangi Di Kegelapan

Pelangi Di Kegelapan

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
© copyright 2019 Untuk pertama kalinya hati yang dijaga sejak lama untuk tidak terluka harus hancur begitu saja oleh rasa kecewa. Hubungan yang tak bisa dilanjutkan karena perasaan yang sudah hilang adalah alasan mutlak untuk seorang Elina. Belum kering luka di hatinya, ia kembali harus menerima kepahitan dari sahabatnya sendiri. Orang yang selama ini ia percaya, yang ia anggap sebagai malaikat ternyata adalah dalang dari hancurnya hubungan ia bersama Ilham. Lelaki buaya yang sukses membuatnya terjerat. Belum lagi Riska and the geng yang menargetkan ia sebagai korban bully. Hidupnya makin seperti neraka saat pentolan sekolah itu menjadikannya bulan - bulanan. Namun siapa sangka, di tengah-tengah keterpurukan hidupnya seseorang datang dan membawa seutas rasa yang bahkan ia sendiri tak tahu apa namanya, dia bukan malaikat, namun dia yang selalu menjadi pelindungnya. Hingga akhirnya, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Fakta yang akan membuka semua kebenaran. Fakta yang bahkan ia sendiri tak percaya akan hal itu. Apakah isi dari semua fakta itu?
All Rights Reserved
#177
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • RAJAWALI
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • Aldeva
  • ALANA [LENGKAP]
  • ALGAFA

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines