Dibalik Takdir

Dibalik Takdir

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 20, 2019
Hidup ini benar benar tidak adil Aku berjalan diantara orang orang yang membenciku, tak ada satupun yang peduli Dunia seakan menghakimi Bagaimana bisa aku mengenal mereka sedangkan aku pun tak menemukan rekaman jejak ku sendiri.. Aku tak percaya pada mereka Aku tak percaya pada diriku sendiri Aku tak percaya terhadap adanya tuhan sekalipun. Ayyatul husna.. Gadis yang kehilangan segalanya, kehidupan yang sesungguhnya harus ia tinggal kan, begitupun dengan keluarganya dan juga cinta nya Pria itu.. Tiba tiba hadir membuka tirai yang membentang luas, merobohkan benteng yang selama ini ku susun rapi Yang jelas,dia tak lebih dari pria pecundang dan hanya bisa mengganggu hidup, kesenangan dan kebebasan ku. Aku tidak mengerti..dunia ini penuh dengan ribuan tanya, yang ku lihat hanyalah samar di dalam nya. Aku benar benar tidak mengerti.. @iffasyamr
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • Mahligai Sunyi
  • Cinta Ajari Aku Mencintai-Nya
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Tentang Larangan
  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Perjalanan Cintaku...
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines