My Boyfriend Is Alien

My Boyfriend Is Alien

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Entah sejak kapan gue mulai merasakannya. Rasa ini hadir karena tiba-tiba,tanpa aba-aba,dan karena terbiasa... Dia datang dan dengan seenak jidat ia dengan mudahnya mengacak kehidupan ku yang sudah tersusun rapi bak cerita drama koreang yang begitu indah.... Hahaha lucu bukan! Tapi,yaa dia juga yang telah membuat hari-hari ku berwarna. Awalnya ini hanya sekedar ejekannn yang tidak pernah ku harapkan dalam hidup. ~ "Heh gendut,ngapain lo disini?"ujar farhan. "Heh suka-suka gue dong,emangnya lo siapa?Dasar alien huh!"balas fadia. ~ Oke👌Sampai di situ dulu yaa😉Penasaran nggak dengan kisah si gendut dan si alien? Salam manis dari alien dan senyum manis dari si gendut
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • My Friend and My Bestfriend
  • The Special Class
  • Kelas A [End]
  • FALLING IN LOVE
  • DERSIK
  • My First Love [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines