Story cover for Destruction [END]  by tarachun
Destruction [END]
  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published Apr 19, 2019
Mereka tahu yang diperbuat itu salah, tetapi tidak pernah mau memperbaiki. 

Mereka hanya memikirkan saat hidup di masa itu dan tidak peduli masa depan.

Saat mereka mati, siapa yang menanggung perbuatan mereka di bumi pada masa mendatang?

Kami!

Dan kini dunia hancur, manusia diambang kepunahan. 


Cover by @reonereym
All Rights Reserved
Sign up to add Destruction [END] to your library and receive updates
or
#400dystopia
Content Guidelines
You may also like
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
You may also like
Slide 1 of 8
Whispers of Tiraswana : Origins Awakened cover
GAIA : Last Hope cover
Dream Mine (Selesai) cover
6 Raga 1 Jiwa [BOYNEXTDOOR] cover
Kemana Arah Pulang? cover
SPOTLIGHT ;NCT DREAM (Revisi) cover
Renjana [COMPLETED] cover
attention | 00 line cover

Whispers of Tiraswana : Origins Awakened

11 parts Ongoing

Di dunia yang lahir dari abu kehancuran, manusia bukan lagi pusat segalanya. Eftara, satu dari segelintir manusia yang tersisa, menemukan harapan dalam reruntuhan: sebuah mesin waktu dan teknologi masa lalu yang dapat mempercepat evolusi-E-Seed. Bersama Nara sang petarung setia, Seraphina sang ilmuwan, dan Kael (Manusia Buatan) mereka pergi ke masalalu menemukan harapan baru, membuat evolusi humanoid dari mahluk purba dan membangun peradaban baru. Namun seiring berjalannya waktu, Kael tumbuh dengan idalismenya yang menganggap evolusi bukanlah jalan untuk memperbaiki dunia tapi mahluk ciptaan baru tanpa emosi adalah jawabannya. Di antara eksperimen, konflik idealisme, dan peperangan besar, Eftara harus memilih: mempertahankan dunia yang bisa memilih jalannya sendiri, atau menghancurkannya sebelum dikendalikan sepenuhnya. Ketika harapan dan kehendak saling bertarung, siapa yang layak menyusun ulang masa depan? 🛑 Karya original. Dilarang keras menyalin, mengambil ide, atau memodifikasi konten tanpa izin. Hormati penulis dan dunia yang telah dibangun. 📖 #WhispersofTiraswana #OriginsAwakened #ChronoDrive #OriginalStory #JanganCopy