Duniaku (A & F)

Duniaku (A & F)

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
Mungkin cukup sampai disini Aku akan berhenti tuk mengharapkanmu. Aku hanya berhenti berharap tapi tidak untuk berdoa semoga kelak kaulah yang membimbingku menuju jannahnya. ~Aisyah Aulia Andini~ Gadis muda bersahaja yang memilih menjauh dari kampung halaman dan juga cintanya. Mencoba mencari jati diri mendekatkan hati pada sang ilahi. ~Fadhillah Ainul Yaqin~ Ketampanan yang dimiliki pun akhlaknya membuat kaum hawa terpesona kepadanya. Namun hatinya telah terpaut pada sesosok hawa yang selalu ia sebut dalam doanya. Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama atau latar dalam cerita itu hanya kebetulan semata tanpa ada unsur kesengajaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Hijrah Cinta (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • CINTA BEDA AGAMA
  • PRIA MISTERIUS [COMPLETE]
  • CAHYA UNTUK MENTARI

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines