SIENNA - TRILOGI 1

SIENNA - TRILOGI 1

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2019
Deasville, negeri kepulauan yang kaya akan kekayaan alamnya, diincar oleh Venola, Negara besar yang haus akan perluasan wilayah. Weisse, pulau dan kota paling utara Deasville, telah dikuasai terlebih dahulu oleh Venola. Warga pribumi menjadi budak di wilayah sendiri. Para pemberontak bernama Aven-Anti venola, melakukan persembunyian dan penyusunan strategi pembebasan Weisse. Karena kecerobohannya, Sienna, gadis Weisse berusia 16 tahun, ditakdirkan sebagai pengirim pesan rahasia untuk sang Raja akan situasi buruk di Weisse. Bersama Asraan, Reigar, Raven, Arween yang menjadi teman seperjalanannya, mereka melakukan perjalanan panjang yang berbahaya dari Weisse menuju pusat pemerintahan kerajaan di Earden. Akankah Sienna berhasil melaksanakan tugasnya menuju sang Raja? Ataukah malah tertangkap Venola? Di tangan Sienna, nasib Weisse dan Deasville ditentukan... ****************************************** Kisah ini kupersembahkan untuk Bumi Nusantara dan Para Pelindungnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Antagonis Body!
  • change the life of the evil princess [End]
  • Sofia's Love story √
  • This is My Territory! ✓
  • Legacy of Velmora Season 1
  •  Lady Viviana √

Callie Esmeralda, tidak ada yang tidak kenal dengan nama itu di Kerajaan Zypher. Hanya mendengar nama tersebut, wajah para bangsawan menjadi kesal dan takut. Para rakyat jelata gelisah bersembunyi di dalam rumah. Pengemis dan anak buangan yang tidak memiliki rumah berkumpul saling memeluk dalam ketakutan. Callie Esmeralda, antagonis dari sebuah novel berjudul 'The duke's kind wife' yang menyukai tunangan dari adiknya sendiri. Yakni tunangan Adele Esmeralda. Hingga tega berbuat jahat kepada adiknya sendiri untuk merebut tunangan sang adik. Begitu kejam, sombong, sarkastik, dan gila wanita itu hingga tak segan segan membunuh orang yang membuat risih kedua mata cantiknya. Orang yang seperti itu, pada akhirnya akan terbunuh di tangan seorang Duke tunangan adiknya sendiri sekaligus orang yang telah ia cintai. o0o Menyedihkan, Hanya itu yang bisa Anna katakan pada dirinya sendiri. Hidup sendiri melewati antara hidup dan mati karena penyakit. Tanpa dukungan dan energi positif dari orangtua dan teman. Anna menyesal, Kenapa ia harus memperlakukan orang lain dengan begitu buruk? Lihatlah! Sekarang tidak ada yang menemaninya menjemput ajalnya! Anna ingin segera mati, tapi ia takut masuk neraka karena banyaknya dosa yang ia perbuat. "Tuhan, jika kau memang Yang Maha Pemaaf, tolong beri saya kesempatan untuk menebus semua dosa yang telah saya perbuat. "

More details
WpActionLinkContent Guidelines