My Favorite Book

My Favorite Book

  • WpView
    LETTURE 12
  • WpVote
    Voti 3
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, apr 19, 2019
"gue suka sama dia!",kata seorang perempuan yang sedang berbisik dengan temannya.Agatha menunjuk seorang lelaki yang ternyata Abang kelas nya sendiri,Rafael. "Dia tuh terlalu sempurna",jawab temannya."Cowo paling pintar di sekolah ini tuh dia,populer lagi.Kemungkinan ya 1:1000 lah" "Gapapa,asal gue bisa ngomong sama dia,udah cukup" . . . . Waktu pun berlalu,Agatha berusaha untuk mendekati Abang kelas nya itu.Walau pada awalnya gagal,Abang kelas nya pun mulai menunjukkan simpati kepadanya. "Bang Rafael mau kuliah jurusan apa?" "Pengen nya sih astronomi,cuma gak di bolehin bokap.Jadi ya ngikut kemauan ortu aja,ambil Kedokteran" . . . . Setelah beberapa tahun,Agatha masuk ke kuliah yang sama di tempat Abang kelas nya yang dulu ia sukai,sampai sekarang."Tunggu aja,gue pasti wujud kan mimpi dia",ia pun melangkah ke dalam kelas astronomi.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • ALSYA
  • ANGKASARAYA
  • ALEAGAS [END]
  • Impossible
  • Fall in love with Ghost
  • Unconditionally ✔
  • AGATSA ( Cinta Si Gadis Bar-Bar)
  • Horibble Woman (END)
  • Angkasa Dan Agatha (Cinnga)

Ephemeral berlaku bagi semesta ciptaan Tuhan. Begitu juga bagi gadis berjiwa indah itu. Dia hanyalah hujan di tengah musim kemarau yang datangnya didamba. Namun, hadirnya kerap dianggap tak ada. Nathalie Abigail Putri Gavriel. "Jen, gue pengen jadi bintang paling terang di atas sana," ucap Natha. "Bintang di atas sana udah banyak, Nath. Lo gak perlu repot-repot buat menjelma jadi bintang disana, karena Lo udah jadi bintang paling terang - ..." ucap Jeno menarik perhatian Natha sehingga gadis itu menoleh ke arahnya. "Di hati gue." "Natha ... gue sayang Lo, Nath. Natha-Nya Jeno. Jeno memang bukan pacar nya Natha, tapi Jeno temen hidupnya Natha." Gadis dengan Sejuta Luka dan Nestapa. Membangun rumah untuk sekelilingnya, meskipun dirinya tak memiliki rumah tempat berkeluh kesah. Dia adalah pemilik kisah Amerta, sedang hadirnya sendiri Lengkara. "Dek!" "Hmmm?" "Gue baru baca artikel. Katanya ada siswi SMA yang sinting karena kebanyakan belajar," tutur Rafa dengan nada dibuat menyeramkan. Natha berdecih mendengar berita omong kosong itu. "Ngarang aja lo, Bang!" "Dih, gak percaya! Beneran lho?" Rafa menekankan nada bicaranya meyakinkan Sang adik. "Y. serah," pasrah Natha menimpali ucapan nyeleneh Rafa. "Jangan gila belajar, Nath ..." tegur Rafa merasa tidak tega melihat Natha belajar dengan giat. Namun, tak pernah diapresiasi. "Kalo gak belajar gue bego. Kalo bego- ... Mama Papa gak perhatian lagi sama gue," sahut si bungsu pula. "Emang kalo Lo pinter Mama Papa perhatian sama Lo?" cetus Rafa dengan spontan. Natha tersenyum miris lantas menutup buku catatan tersebut. "Nggak juga sih, mereka cuma perhatian kalo gue sakit. Apa gue sakit sakitan aja ya, Bang?" Gadis itu kemudian menoleh pada Abangnya dengan senyuman pilu. "Tuh kan! Beneran sinting kan jadinya? Gara-gara kebanyakan belajar nih pasti." Kisah ini milik Nathalie dan Nayanika. Dua sosok dalam satu raga. Satu jiwa dan satu rasa.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti