AKSARA
  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Written by : @aishybear --- Bahwa kita pernah bersama, pernah bahagia sebelum terpisah masa. Saat dirimu pernah menjadi setitik kebahagiaan di hati kecilku. Saat-saat dimana kita pernah tertawa lepas sambil memakan es krim diatas komidi putar. Kemudian kamu pergi, menghilang bak ditelan bumi, dicerna bersama lava di dalam sana. Dan aku? Aku belajar untuk baik-baik saja. Tersenyum riang mengukir harapan yang perlahan kikis saat kau tak kunjung kembali. Dan entah bagaimana caramu, kau pulang, berdiri di hadapanku hanya untuk mengatakan. "Lupakan semuanya." Disitulah aku terisak, akan egoisme mu yang membuatku mati rasa. -Merysa Valerie
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • My Ice Prince
  • Kalevi
  • [✓] The Right Heartbeat
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Dejavu Luka [ Luka Yang Tak Mungkin Aku Ingat Kembali ]
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • RAJAWALI
  • Story About Him (SELESAI)

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines