Lakuna

Lakuna

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 24, 2020
Ada sebuah bagian yang hilang di dalam ruang kosong. Sebuah cerita tentang arti kehilangan, arti kebahagiaan, dan arti kehidupan. Jam dinding yang tak henti berdetak melantunkan sebuah nada "jangan menyerah", entah berapa lama aku duduk terdiam hanya untuk memandangi jendela lusuh itu, seraya aku bertanya pada diriku ini "Untuk apa aku berdiri disini?" "Untuk apa aku membuka mata ini?" "Untuk apa aku bertaruh diri?" "Untuk apa aku merindumu lagi?" Semesta kepada siapa aku harus bertanya, jika pada akhirnya semuanya hanya bisa tertunduk diam. Berulang kali semua orang memilih diam, diam dan diam. Lalu pada siapa ku harus mengadu, sekalipun pada jam dinding itu yang hanya bisa kudengar lantunannya namun tak bisa mendengar keluhku. Semesta jika pun bisa ku ingin berbalas pesan denganmu, aku dan kamu. ..... Sadarlah kehidupan lebih keras dari sekedar kata miras Baca yuk biar nggak penasaran... jangan lupa follow, vote dan comment untuk kemajuan cerita ini !!! HAPPY READING :)
All Rights Reserved
#910
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sedalam Samudera
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Rindu yang berjarak
  • Waktu?
  • harapan yang pupus
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • kebahagiaan Luka
  • A Love Lost Beneath the Blue

Raina Ellara, seorang mahasiswi psikologi yang hidup dalam bayang-bayang tekanan, kesepian, dan gangguan mental, menyimpan rasa pada Biru-mahasiswa kedokteran yang diam-diam menjadi satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Namun, rasa itu hanya tumbuh dalam diam, tak pernah sampai pada tujuan. Saat harapan terakhirnya memudar dan luka batin tak lagi tertahan, Raina memilih kembali kepada tempat yang paling ia pahami, keheningan yang tenang seperti dalamnya lautan. Sebuah kisah melankolis tentang cinta yang tak pernah terucap, luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan keikhlasan yang lahir dari sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines