Twin's Brother

Twin's Brother

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 2, 2019
Bagaimana rasanya menjadi 'orang tua' saat kalian masih remaja? Bukan, kata orang tua di sini bukan dalam arti yang sebenarnya. Begini, di umur yang ke tujuh belas, Ocean bersaudara mendapat hadiah tak terduga dari orang tua mereka. Hadiah itu lucu, menggemaskan, dan hidup. Benar-benar mengejutkan. Bayi, ya bayi. Mama mereka melahirkan bayi yang otomatis menjadi adik mereka yang telah berusia remaja. Bersyukur? Pasti. Senang? Pasti. Dan yang membuat keluarga itu menjadi istimewa adalah, si bayi seperti mempunyai dua pasang orang tua. Mama dan papanya, juga kedua kakak laki-laki dan perempuannya. Setiap hari mereka secara bergiliran memainkan peran untuk merawat bayi keluarga mereka.
All Rights Reserved
#448
joshua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • TWINS!
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • STEP BROTHER
  • Twins dan lukanya (End)
  • FVCKING BROTHER [2] √
  • MOM ALANA
  • HATED SAVIOR [Penyelamat Yang Dibenci] END
  • BABY TOMY

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines