Stay With Me (Complete)

Stay With Me (Complete)

  • WpView
    LECTURAS 2,291
  • WpVote
    Votos 240
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadConcluida vie, jul 30, 2021
Alvin, seseorang yang selalu berbicara secara formal terhadap semua orang kini menjadi sosok yang lebih hangat semenjak dekat dengan Gilsa. Walau pertemuan awal mereka kurang mengenakan, namun seiring berjalannya waktu mereka semakin dekat. Gilsa, gadis dengan segala kelebihan yang dimilikinya. Namun hubungan dengan keluarganya membuat dia mengalami depresi. Gibran, adik dari Gilsa. Walau sifatnya tertutup terhadap keluarga termasuk kakaknya, namun dia sangat peduli terhadap kakak satu-satunya itu. Dibalik sikap tengilnya, dia sangat menyayangi kakaknya. Jika pertemuan Alvin dengan Gilsa dapat merubahnya menjadi sosok yang lebih hangat, apakah pertemuan mereka juga dapat merubah hubungan Gilsa yang keluarganya? Mampukah Alvin meluluhkan hati Gilsa untuk membuka pintu maaf untuk keluarganya? Udah End....... Publish : oktober 2019
Todos los derechos reservados
#281
alvin
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Being a Good Papa [ End ]
  • RAPUH!
  • Love Struggle
  • BE || End
  • She is mine (END)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • HE-ART
  • Sang Pemilik Hati (SELESAI)

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido