Rumah Tangga

Rumah Tangga

  • WpView
    Reads 47,248
  • WpVote
    Votes 3,100
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 18, 2020
Follow dulu sebelum membaca ❤❤ Ketika kedua hati telah bersatu. Tugas selanjutnya adalah menjaganya agar tetap utuh selalu. Namun, apakah Langit mampu menjaga hati itu? Ketika seseorang dari masa lalu datang, setelah sekian lama pergi dari hidupnya? 🍀🍀 Badai pasti datang, menerjang bahtera rumah tangganya. Namun, apa pilihan Cahaya jika badai itu datang, memporak porandakan rumah tangga beserta hatinya. Memaafkan dan mempertahankan rumah tangganya. Atau pergi dan melupakan segalanya. 🍀🍀🍀
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • LANGIT (On Going)
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Narasi patah hati
  • Till I Meet You
  • BROKEN HEART [END]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Yang Pernah Patah
  • RASA

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines