COLD CEO

COLD CEO

  • WpView
    Reads 21,892
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aaron Adya Blenda adalah seorah CEO termuda dan tersukses.Aaron memiliki sifat tak tersentuh, misterius,cuek dan dingin.namun,tak ada yang tau bahwa sifatnya yang seperti itu hanya untuk menutupi kerapuhannya. Adeeva Afsheen Myesha adalah sekretarisnya Aaron.dia tau bahwa sifat tak tersentuh,misterius,cuek dan dinginnya Aaron hanya untuk menutupi kerapuhannya,karena saat dia menatap mata bewarna cokelat tua tersebut dia dapat melihat kerapuhan di dalamnya. *** "Aku tau kalau kamu rapuh,jika kamu butuh sandaran kamu boleh bercerita pada ku kalau itu bisa membuat mu tenang." Adeeva Afsheen Myesha "Makasih karena sudah dapat mengerti ku,maaf kan aku bila aku terlalu merepotkan mu" Aaron Adya Blenda
All Rights Reserved
#93
sekretaris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Place Where the Sun Hides
  • CEO SANG ARUTALA
  • Marriage With CEO ( COMPLETED ✔)
  • Affair with My Step-Brother ✔  [ SUDAH TERBIT ]
  • Rienne [On Going]
  • [SS] Touch the Cold Boss [On Going New Version]
  • The Sweetest Billionaire ✔️
  • i hate you bossy!

Namanya Arya Mahendra. CEO muda, 32 tahun, sukses berkat tangannya sendiri. Hidupnya nyaris sempurna-mandiri, tajam, dingin, dan tak pernah menggantungkan hidup pada siapa pun. Ia menjalani hari-harinya seperti mesin; rapat, strategi, dan angka-angka. Hingga suatu hari, seorang pemuda datang mengetuk hidupnya. Namanya Revan. Dua puluh dua tahun. Kurus, pucat, dengan mata penuh luka yang bahkan belum sempat sembuh dari masa lalu. Ia membawa kabar yang tak pernah Arya minta: bahwa mereka bersaudara. Bahwa ia adalah anak dari wanita lain, selingkuhan ayah Arya-dan kini menderita leukemia. Arya tak langsung percaya. Bahkan menolak. Tapi wajah Revan... terlalu mirip. Dan lebih parahnya lagi, secara tidak langsung, Arya merasa bertanggung jawab atas kematian ibu pemuda itu. "Gue nggak minta lo jadi saudara gue," kata Revan, saat pertama kali mereka bertemu. "Gue cuma... nggak punya tempat lagi." Dan saat itu juga, hidup Arya mulai berubah-pelan-pelan, tanpa bisa dihentikan. Kalau kamu mau revisi atau penyesuaian gaya bahasa atau emosi, tinggal bilang aja ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines