December, Why Me? [END]

December, Why Me? [END]

  • WpView
    LECTURAS 18,495
  • WpVote
    Votos 1,769
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadConcluida mar, ene 21, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Trauma yang terus menerus menghantui Zara sejak menginjak awal bulan Desember menuntun dirinya pada kejadian pahit di masa lalu, tragedi yang menjadi alasan dirinya membenci hari ulang tahunnya, hujan, dan bulan terakhir itu. Desember memberinya banyak kejutan, mengenai perasaan yang tersembunyi, tawa, tangis, jatuh cinta, rasa sakit, penghianatan, orang-orang dari masa lalu. Jika siapapun berpikir Desember adalah bulan penghujung yang penuh kenangan membahagiakan selama setahun, bolehkah Zara meminta bertukar posisi dengan mereka. Mengapa harus dirinya? *** ⚠ Cerita ini disajikan dengan karakter tokoh yang berbeda-beda juga memiliki banyak konflik dan teka-teki yang akan membuat kalian terus bertanya di setiap partnya.
Todos los derechos reservados
#936
cowok
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • Hopeless
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Persona
  • HEKSAGARA PRANADIPTA (END)
  • Valcano
  • Senja Setelah Hujan Desember
  • Tentang Dia [END]
  • Teruntuk Mia
  • Lumière & Kaifer: A Tale of Us
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido