Brother? Rival

Brother? Rival

  • WpView
    Reads 1,617
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 4, 2014
WpInfo
Non-Fiction
Kebayang nggak? Punya kakak cowok yang ganteng, pinter, baik, dan keren? Kebayang nggak? Gimana rasanya kalo ngeliat cewek-cewek pada ngerubungin kakak cowok kalian dan kalian sendiri dicuekin? Aku tahu rasanya. Karena ini adalah kisahku. Aku, Laksamana Sadewa Tirtayasa, selamat datang di kisahku. Copyright©Fira_zhafirah
All Rights Reserved
#124
agung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • It HURTS
  • My Dangerous Boy
  • Raiganta (Terbit)
  • my story
  • Kembar-kembar Somplak.
  • Sweet Sixteen
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • Ganesha 2 [END]

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

More details
WpActionLinkContent Guidelines