KENAPA? (Motivasi Diri)

KENAPA? (Motivasi Diri)

  • WpView
    Leituras 3,038
  • WpVote
    Votos 208
  • WpPart
    Capítulos 9
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jul 14, 2019
[SEDANG DI-PENDING] ___________________ Detik ini, kau sedang berada di sini. Membaca setiap kalimatnya yang menjadi deskrpsi. Namun, sebelum kau membaca deretan kata ini, kuharap, kau telah membaca judulnya dengan teliti. Dan, kembali, kau meliriknya lagi. Kenapa? Ya, kata tanya itu ..., kata yang mengundang pertanyaan yang sama. Bukankah begitu? Ingin tahu jawabannya seperti apa? Baik. Di sini, kau akan tahu segalanya. Selamat menyelami isi yang tersedia dan nikmati sensasinya. ___________________ ⚠Pesan Penulis⚠ Jangan lupa membuka hati ketika membaca buku ini. Karena bisa jadi, kau akan menemukan hidayah-Nya di sini. @Rabiatul_RA @Buku_Motivasi @Self_Improvement
Todos os Direitos Reservados
#407
motivasi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • Arshy ✓
  • Aku dan Air Mata Hijrah-Ku✔
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Back To You
  • Dia dan Doa
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah

Anggun masih ingat, bagaimana hari itu Rangga dan keluarga mengusir dirinya yang tengah berbadan dua. Di usianya yang baru lulus SMA, Anggun menghentikan mimpinya demi bayi yang dikandungnya. ••••• "Kak Angga aku hamil..." "Terus?!" Anggun terdiam mendengar jawaban kakaknya yang ketus. "Kamu tahu kan aku sudah punya tunangan! Please...ngerti dikit lahh!" "Terus aku harus gimana?" "Gugurin! Dan jangan sampai ayah, mama atau siapapun tahu soal hal ini!" Malam itu Anggun memilih jujur pada orang tua angkatnya kejadian yang sebenarnya. Sayangnya mereka tidak percaya dan malah mengusir Anggun karena percaya dengan semua ucapan Rangga. (Tentang ikhlas berkelas, sabar tak berbatas, pengorbanan dan penerimaan )

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo