Throne of Stellar

Throne of Stellar

  • WpView
    Reads 19,695
  • WpVote
    Votes 2,309
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 20, 2022
WpInfo
Fanfic
Idolish7 Hoshimeguri AU (+ info dll) Konflik berkecamuk di penjuru kaum Angkasa ketika intisari peradaban, Star Gem, meredup. Pembakaran, pembumihangusan, dan perseteruan klan-klan bintang tak lagi dapat terhindarkan. Para kesatria, para penyihir, para pemegang takhta bintang saling bertarung. Ketamakan akan kekuasaan dan kekuatan menguasai jiwa-jiwa. Eterno, Bestia, Lama, Alba, Sirena, dan Mistero. Enam bintang dengan peradaban yang berbeda, kisah dan perangai berbeda. Semuanya terangkai dalam satu takdir yang saling berikatan. ================================================ IDOLiSH7 Fanfiction Idolish7 © Bandai Namco Online Copyright © アイドリングせヴェン Beautiful cover by @MAY1103
All Rights Reserved
#56
fanficindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • Itsumademo
  • DUSK TiLL DAWN || IDOLiSH7 FanFiction [✓]
  • [✔️] Aozolighter || Yaotome Gaku x Reader
  • To Be A Real Star - [END]
  • Nebula {Carpathians : Magic Labyrinth} [SUDAH TERBIT]
  • I'm Not My Self | I7
  • Song of Desperation [IDOLiSH7 Fanfic] || ✔️
  • Empress of Uzumaki Naruto (On Going)
  • Terungkap

[Follow yuk bagi yang berkenan, aku ngarepin vote komennya jugak ehehe..tapi gak maksa kok, yang penting kalean enjoy bacanya] Matahari bersinar terik pagi ini, bahkan sinarnya begitu menyilaukan. Mataku sempat perih tersengat sinarnya. Tapi kuyakin sinar itu terasa hangat. Kini awan mendung menggumpal di angkasa, suara gemuruh mulai terdengar. Bahkan guntur sempat menggetarkan kaca jendela. Rintik air berjatuhan secara konstan hingga mulai deras. Ku yakin akan basah kuyup jika berada di luar sana. Bagai langit senja, cahaya orange meliputi di luar sana. Daun daun berguguran, angin lembut berhembus pelan. Ku yakin itu terasa menyejukkan. Langit kini cerah tapi terasa sejuk, tampak serasi bagi pertumbuhan kuncup kuncup bunga yang kini bermekaran. Bahkan kini kelopaknya berhamburan tertiup angin. Ku yakin itu akan tercium harum wangi Butiran putih kini berjatuhan. Tak lama halaman depan diselimuti oleh warna putih. Gumpalan putih yang lembut berguguran tampak menawan di menghiasi langit malam. Ku yakin itu akan terasa dingin. Empat musim berlalu setiap tahunnya, lagi dan lagi aku menikmati itu semua. Membayangkan bagaimana rasanya, aku hanya bisa menatapnya dari balik kaca. [Tolong jangan copas yak readerku yang budiman.. Timacii]

More details
WpActionLinkContent Guidelines