Bintang Kejora

Bintang Kejora

  • WpView
    Leituras 1,779
  • WpVote
    Votos 74
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, nov 13, 2019
Kejora menatap lekat manik mata Bintang, tatapan itu seolah mengisyaratkan betapa sakit nya luka yang ia rasakan, luka yang disebabkan ketidakpastian dari Bintang. "Ini hati! Jadi kalau lo mau main-main, sana ke time zone bukan di hati gw ," ucap Kejora lantang sambil menunjuk dada bagian kirinya tepat dimana ia merasakan sakit. Setelah mengucapkan itu, Kejora pergi meninggalkan Bintang yang masih mematung di tempatnya. Entahlah apa yang ada dipikiran Bintang sekarang. "gw nyerah Bintang, gw capek. Selama ini gw selalu sabar, gw selalu berusaha menggengam erat tangan lo, gw pikir lo bakal tetap sama gw, ternyata gw salah. Genggaman gw terlalu erat,sampek lo ngerasa sakit. Dan pada akhirnya lo milih pergi." "sekarang lo bisa pergi kemanapun lo mau, gw bakal ngelepas genggaman gw. Lo berhak bahagia sama pilihan lo. Disini gw cuman penghalang antara lo sama dia, "lanjut Kejora sebelum ia benar-benar pergi meninggalkan Bintang.
Todos os Direitos Reservados
#14
bintangkejora
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DETTA
  • STAR
  • Finally I Lose Him | ✔ [ COMPLETED ]
  • Bintang
  • TIME will TELL {On Going}
  • PEKA
  • Bintang [end]
  • Aspettare
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
DETTA

[[Sebagian Part Di Private]] "Ini pembuktian lo kan?" tanya Netta sambil berusaha menahan air matanya yang sebentar lagi ingin keluar. "Netta...." ucap Aldenn terkejut dan joy juga terkejut dengan kehadiran Netta. langsung saja Aldenn berdiri begitu juga dengan Joy. "Nett... gue... bisa jelasin ini sem-" ucapan Aldenn terpotong oleh ucapan dingin Netta. "Terima kasih untuk lo wahai pembunuh perasaan gue. Dari lo gue akhirnya mengerti sakitnya mencintai tapi tak di hargai," ucap Netta dingin. "Nett... Gue... bisa jelasin ini-" ucap Aldenn ingin meraih tangan Netta tapi langsung ditepis oleh Netta. "Kita terlampai dekat dan rasa tubuh begitu cepat. Kita sepakat untuk terikat tapi nyatanya bagi lo itu hanya perasaan sesaat," ucap Netta dingin dan Air mata nya mulai keluar. (....)Aldenn bungkam. "Lo tau nggak? kalo gue berusaha untuk mencintai lo susah payah. Lo yang gue perjuangkan gampang menyerah dan berpindah ke yang lain. Emang benar kalo saling mencintai memang mudah, tapi yang mau berjuang sama sama sudah hampir punah. Disini gue yang berjuang sendirian dan lo udah ngebuktiin ke gue kalo lo nggak pantas untuk gue. Gue sekarang nggak butuh waktu lagi untuk mikir-mikir lagi. Gue nggak bakal nerima lo di hati gue. Dan terima kasih udah buat luka di hati gue. Kelak gue udah tiada di sini lo jangan permainin hati wanita lainnya cukup gue yang jadi terakhir. Gue pulang." Mau tau kelanjutannya? Kepo baca aja ya! Voment kalian sangat berguna untuk mendukung cerita ini, jadi silahkan Voment. Maaf jika ada kesamaan Nama tokoh, Alur dan lain-lainnya. Start: 29/06/2019 End: 27/01/2020 IG:@nlaspti_hl

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo