Bintang Kejora

Bintang Kejora

  • WpView
    Reads 1,780
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kejora menatap lekat manik mata Bintang, tatapan itu seolah mengisyaratkan betapa sakit nya luka yang ia rasakan, luka yang disebabkan ketidakpastian dari Bintang. "Ini hati! Jadi kalau lo mau main-main, sana ke time zone bukan di hati gw ," ucap Kejora lantang sambil menunjuk dada bagian kirinya tepat dimana ia merasakan sakit. Setelah mengucapkan itu, Kejora pergi meninggalkan Bintang yang masih mematung di tempatnya. Entahlah apa yang ada dipikiran Bintang sekarang. "gw nyerah Bintang, gw capek. Selama ini gw selalu sabar, gw selalu berusaha menggengam erat tangan lo, gw pikir lo bakal tetap sama gw, ternyata gw salah. Genggaman gw terlalu erat,sampek lo ngerasa sakit. Dan pada akhirnya lo milih pergi." "sekarang lo bisa pergi kemanapun lo mau, gw bakal ngelepas genggaman gw. Lo berhak bahagia sama pilihan lo. Disini gw cuman penghalang antara lo sama dia, "lanjut Kejora sebelum ia benar-benar pergi meninggalkan Bintang.
All Rights Reserved
#6
bintangkejora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HILANG [Segera Terbit]
  • Angkasa [ Completed ]
  • PEKA
  • What If i Told That ILY (TAMAT!!)
  • TIME will TELL {On Going}
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • ANGKASA ✔
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Teruntuk Bintang

BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? Tak ada satu pun diantara kita yang dapat menentukan takdir hidupnya sendiri bukan? Begitu juga dengan Keynara Angeline. Selalu berusaha menutup luka yang ia alami, membangun tembok es dalam hatinya. Terbiasa diabaikan dan kehilangan membuat nya tumbuh menjadi gadis tangguh. Akankah ia harus kehilangan semua yang ia miliki? Atau justru ia sendiri yang memilih untuk hilang? Lelah dengan derita yang ia tanggung. "Kamu ga perlu nangis lagi mulai sekarang. Biar aku yang bakal ngembaliin semua yang harusnya jadi milik kamu," ucap Alrich membawa secerah harapan bagi Keynara. *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya, mohon maaf bila terdapat kesamaan tokoh, tempat, bahkan alur cerita. Semuanya itu kemungkinan karna unsur ketidaksengajaan:') Don't copas my story:') Cover Designed By : @RsyHnfh_985

More details
WpActionLinkContent Guidelines