We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Job?

My Job?

  • WpView
    Reads 5,210
  • WpVote
    Votes 311
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 8, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Ada bermacam-macam kehidupan... Entah itu senang atau susah... Sebuah takdir kehidupan dari Tuhan tidak ada yang tahu... Tuhan yang menentukan bagaimana perjalanan hidup manusia sebagai ujian... Selebihnya, manusia hanya bisa berusaha melewati ujian itu untuk merubah takdirnya... Namun, semua itu tetap berada di tangan Tuhan... Dengan apa yang dikehendaki-Nya... =My Job?= "Jinki-ya, itu target kita selanjutnya," ujar Hyura kepada Jinki sambil mengintai mangsanya. "Hyura noona, apa kita akan melakukan trik seperti biasanya?" tanya bocah itu sedikit ragu. "Tentu saja! Mari beraksi!" ujar Hyura penuh semangat sambil ber-highfive dengan adiknya itu. kemudian dilepaskan topinya membuat rambut hitam panjangnya tergerai dengan bebas. =My Job?=
All Rights Reserved
#771
kyuhyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When the Rain Stops Following Me
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Falling for You - TERBIT
  • The Heirs
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)
  • Brave Alone
  • Destiny.
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • MR.MINISTER, ANYEONG!
  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT

Apa yang kalian pikirkan kala ada sebuah kebahagiaan bersama kedua orang yang paling kau sayangi menjadi terganggu? Mungkinkah rasanya bak seperti hidup di dalam lingkaran musim hujan yang begitu panjang dan disertai petir yang hebat? Akari tak mengerti mengapa alur hidup yang selama ini dia rasakan baik baik saja, tiba tiba saja dirubah oleh sang ayah. Rasa kesal, sedih serta marah bak bercampur menjadi satu seolah pancarona yang membara. Bukan tanpa alasan sebenarnya, bagaimana mungkin taka da sama sekali permintaan ketersetujuan atas sebuah kehendak yang terlihat seperti sebuah ego orangtua yang dilampiaskan. Akari jelas masih bisa terima jika selama ini kehidupan keluarganya nyaris banyak yang miss. Tapi, gadis yang memiliki skill dalam melukis ini sama sekali tidak bisa terima jika suatu saat dia dilempar begitu saja ke sebuah tempat. Meninggalkan segala hal yang selama ini sudah begitu melekat bak memberinya selimuran dari dunia yang nampak tak selalu baik. Aoyama, Kenjiro, klub seni yang selama ini begitu menghangatkan hatinya dengan tanpa aba aba nya harus ia tinggalkan hanya karena ke ego an sisi lain manusia di rumahnya yang begitu megah. Akari benci sekali berada di situasi jika bukan dia sendiri menghendaki semua ini. Ingin rasanya ia berteriak, namun ke siapa? Orang mengatakan bahwa hidup harus terus berjalan walaupun masih penuh dengan badai mengitari? Akari jelas tak bisa menahan semua ini untuk tak terjadi, tapi setidaknya dia selalu berharap supaya suatu hari hujan berhenti mengikutinya. Warning!!!!!!! Jika kalian menemukan bahwa urutan dari cerita ini salah per tiap chapternya, mohon lihat saja angka nya. jujur sekali, aku sudah perbaiki urutan chapternya, tapi teetap saja berantakan. jadi misalnya gini, setelah chapter 42 dan kalian menemukan langsung chapter 52, segera cari urutannya dengan mencari Chapter 43. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya. P.s putar media video nya supaya feel nya lebih terasa kala membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines