Obsession Of Me

Obsession Of Me

  • WpView
    Reads 1,872
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Obsesi dan Cinta adalah dua hal yang berbeda tapi selalu disalah artikan oleh manusia Ketika seorang harus memiliki hati dan raga dari orang yang dicintainya tanpa menghiraukan kebahagiaan dari orang ia cintai maka saat itulah Obsesi telah merajai hati dan fikirannya Tapi ketika seseorang mampu melepaskan orang yang dicintainya demi kebahagiaan sosok yang selalu dipujanya maka ketahuilah bahwa cinta telah berada ditempat yang tepat dalam hidupnya Karena sejatinya Cinta itu adalah kebahagiaan untuk diri sendiri dan orang yang dicintai dan ada kalanya ketika diri harus mengalah demi sebuah kebahagiaan dalam mencintai Seperti Cinta tak harus untuk memiliki 《 Obsession Of Me 》
All Rights Reserved
#62
tara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Are Only Mine
  • Cinta Dalam Diamku
  • TAMED
  • 𝗠𝗔𝗡𝗜𝗔𝗖 [𝚈𝙰𝙽𝚁𝚄𝙸]
  • Mine, No Exit (END)
  • POISONED LOVE
  • CINTA MATI
  • Tell Me BACK?,No More!!!//Myungzy(END)
  • Love Me or Leave Me

"mau kamu menjerit, meminta atau bahkan memohon sekalipun tidak akan pernah aku lepaskan, kamu milikku, dan sampai kapanpun kamu hanya akan selalu menjadi milikku, sayang" ucap seorang pria sambil tersenyum dihadapan gadis yang terus menangis. "aku mohon lepaskan aku.. ini salah.. bukan seperti ini caranya.. kamu terlalu berlebihan.. aku mohon.. aku takut.." ucapnya yang terus menerus menangis dihadapan pria yang bahkan tidak memperdulikan ucapan gadis tersebut. "aku ingat disaat terakhir kali sebelum kita berpisah kau juga mengatakan hal yang sama" pria tersebut kemudian berjalan pergi hendak meninggalkan ruangan tersebut. "tunggu, terakhir kali sebelum berpisah? apa kita pernah bertemu sebelumnya?" gadis tersebut berhenti menangis dan mencoba mengingat kembali tentang pria tersebut namun gadis tersebut tidak bisa mengingat soal pria tersebut sama sekali, dia yakin bahwa mereka baru bertemu beberapa bulan yang lalu dan dia tidak pernah mengucapkan bahwa dia takut dengan pria tersebut, tidak sebelum kejadian beberapa minggu ini. "pikirkan saja jawaban itu sendiri, kau pasti bisa mengingatnya" pria itu kembali berjalan dan meninggalkan ruangan tersebut kemudian terhenti dan berbalik "itu pun kalau kau masih mengingat diriku" pria itu kemudian menutup pintu ruangan tersebut dan pergi ke suatu tempat, ketempat dimana semuanya berawal. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

More details
WpActionLinkContent Guidelines