[tak] Bersama Langit

[tak] Bersama Langit

  • WpView
    Reads 1,122
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Memang benar pertemuan itu akan membuat kita berpisah secara singkat, entah tentang memiliki atau sebelum memiliki. Semua telah direncanakan dengan baik oleh semesta, dan kita hanya bisa menerima. ㅡ Benar ya, ku kira cerita kita tak menu untuk bab akhir, ternyata aku salah. Semua yang berawal dari bab pertama maka akan menu bab akhir, semudah itu ternyata untuk mengakhiri. Padahal kita belum tentu akan bertemu di bab awal, bukan? Dan kita di pertemukan dari bab pertama hingga di pertengahan bab untuk menuju akhir yang memilukan. Langit memang hanya penyinggah, untuk kita keluar dari lingkaran yang tak sepatutnya berada dalam sana. Langit coba kita di pertemukan pada bab bagian awal, sungguh senang melaluinya hingga akhir bersama. Menjadi akhir yang membahagiakan bukan akhir yang mengenaskan. "Bait kata yang tak pernah tersampaikan oleh suar, kini menjadi kata pilu untuk menyampaikanya." Selamat tinggal Langit, sampai bertemu di lain bab yang menentukan kita akan memasuki awalan, dan tetap bersama sampai akhir. . 2017 2019 ㅡstart copyright; kelabunight
All Rights Reserved
#208
sky
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lihat Angkasa, Bunda.
  • Langit.
  • Langit Artharendra
  • Langit untuk Asa
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • langit biru
  • GALANG [SELESAI]

Angkasa harus menjadi Alaska setiap hari demi bundanya yang depresi. Alaska yang merupakan saudara kembar Angkasa itu hilang karena suatu insiden dan belum ditemukan hingga kini. Angkasa harus selalu bekerja demi pengobatan sang bunda dan dirinya sendiri. Mengapa begitu? Karena Ayahnya telah meninggalkan keluarganya. Harapan Angkasa hanya satu, yaitu Alaska kembali. Dengan begitu, mungkin saja bundanya bisa sembuh. Ia benar-benar ingin Alaska kembali, karena Angkasa tak tahu sampai kapan jantungnya masih bisa berdetak. "Bunda, ini Angkasa, bukan Alaska." "Bunda, tolong panggil aku Angkasa sekali saja." Angkasa selalu ingin mengucapkan dua kalimat tersebut, tapi ia selalu diam karena tak ingin melihat bundanya sakit. <><><> Selamat datang di kisah seorang Angkasa Raga Galenza. LET'S PLAY THIS STORY^^ Start : Rabu, 27 April 2022. Finish : - <><><> *SEMUA ADEGAN, KEJADIAN, ALUR, TOKOH, ITU MURNI IMAJINASI PENULIS.* *JANGAN PLAGIAT KALAU MAU SUKSES*

More details
WpActionLinkContent Guidelines