UTAIAN RIDU TERPENDAM

UTAIAN RIDU TERPENDAM

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 23, 2019
Hari ini terlihat cerah... Tidak dengan hatiku... yang kini basah merindukanmu... Di bawah pohon yang tegak dengan kesendirian... Aku duduk bersandar di bawah menemaninya... Sambil menatap langit dengan mata berteman air, mentes lembut di pipiku... Dengan suasana yang sunyi... Aku menulis puisi... Mengungkap isi hati... Soal rasa yang terbalut sepi... Yang menghiasi hati ini... Langit selalu saja menayangkan wajahmu di layarnya... Burung-burung membisikkan namamu... Dan angin yang bertiup rindu... Seolah menyelimutiku... Aku kedinginan sepi... Aku tidak tahu bagai mana mengutarakan rasa ini kepadamu... Aku tidak tahun bagaimana tuk bisa menemukanmu... Aku tidak tahu... Tuhan tolong aku... Tolong aku... ....
All Rights Reserved
#244
sesak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANSA KATA
  • Senja merindu fajar
  • The Story Only I Didn't Know
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • KIDUNG CINTA AKU & DIRIMU
  • flashback~
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • SasuHina - Love Story
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu

Ketika kata tak mampu ucap ketika rasa tak menetap biarkan raga menarik jemari mengetik sajak, yang isinya bermakna seperti aku dan kamu aksara kita menyatu dalam tiap nyanyian sajak hingga membentuk sebuah judul dalam sajak dan bermakna kita Bagi yang suka dengan sajaknya mohon beri dukunganya sebap dukungan kalian buat sajak tetap berkarya:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines